img
Home / Artikel / Otomotif / 2 Macam Cara Menyetir Mobil (Manual dan Automatic)

2 Macam Cara Menyetir Mobil (Manual dan Automatic)

/
/
/
19 Views

Mobil adalah salah satu kendaraan darat yang terbilang menjadi bagian dari kebutuhan pokok keluarga. Keterampilan untuk menyetir mobil pun menjadi sebuah skill yang perlu untuk dipunyai. Apalagi jika Anda tidak menyediakan budget bulanan untuk meperkerjakan sopir. Bagaimanakah cara menyetir mobil?

Latihan Mengemudikan Mobil Manual

cara mengemudi manual
carfromjapan.com

Ada dua jenis mobil yang saat ini dipakai di Indonesia, yakni manual dan automatic. Seperti pada pengemudian motor, cara mengemudikan dua jenis mobil tersebut pun berbeda. Berikut ini adalah cara yang bisa Anda ikuti untuk mengemudikan mobil manual:

1. Masuk Mobil

Pertama – tama tarik handle pintu mobil lalu masuklah ke dalam. Tutup pintu dan atur posisi duduk Anda senyaman mungkin. Rasakan posisi kaki dan paskan. Pastikan bahwa nantinya Anda akan merasa nyaman saat menginjak pedal gas, kopling, maupun rem.

Sesudah memastikan semua nyaman dan posisi duduk sudah diatur agar lebih enak, kenakan sabuk pengaman. Pastikan terpasang kencang.

2. Hafalkan Posisi Pedal

Pada mobil manual terdapat tiga buah pedal dengan fungsi yang berbeda – beda. Sebaiknya Anda harus mengenali dengan pasti fungsi masing – masing agar tidak salah injak.

Pergunakan kaki kiri untuk menginjak pedal kopling. Kopling posisinya ada di paling kiri. Pedal tengah adalah untuk rem. Terakhir, pedal yang berada di sisi paling kanan adalah gas. Jangan sampai terbalik ya, karena nanti bisa fatal.

3. Ketahui Fungsi Kopling

Fungsi utama kopling adalah sebagai pemutus putaran roda yang nantinya akan tergerak karena keterkaitannya dengan mesin mobil. Selain itu, kopling juga berfungsi untuk mengubah gigi.

Ketika Anda akan menambah atau mengurangi gigi, injaklah kopling (pedal paling kiri). Kopling, roda, dan mesin saling terhubung, sehingaa Anda harus hati – hati jika belum bisa menggunakannya dengan benar.

Intinya adalah penggerak mobil ini ada di kopling. Kendali pergerakan ada di kaki kiri Anda. Berkonsentrasilah secara penuh ketika ini adalah latihan pertama Anda. Ingat – ingat seberapa tekanan yang harus Anda berikan saat menginjak pedal. Supaya nantinya Anda lebih terbiasa.

4. Tuas Transmisi

Saat mobil berhenti dan tidak beroperasi, pastikan transmisi dalam keadaan N (Netral) Tuas ini berguna saat Anda mengganti gigi. Injak pedal kopling secara penuh, gerakkan tuas transmisi, lalu lepaskan secara perlahan – lahan. Begitulah tuas ini bekerja.

5. Menyalakan Mesin Mobil

Baiklah, setelah Anda mengetahui dasar cara bergeraknya mobil dan pedalnya kini saatnya untuk menyalakan mesin. Injak pedal kopling secara penuh lalu starterlah mobil yang Anda naiki. Sesudah mobil menyala, Anda boleh melepaskan kopling dengan perlahan – lahan.

Ingat! Jangan ubah posisi tuas transmisi dahulu, ya!

6. Yakinkan Diri Untuk Mulai Menjalankan

Sebelum menjalankan, yakinkan diri Anda untuk mantap belajar menyetir mobil. Yakinlah bahwa kaki dan tangan Anda akan dapat meng-handle segalanya dengan baik. Setelah itu, injak kopling berulang – ulang agar Anda dapat mengenali suara mobil dengan lebih baik dan merasa friendly dengan pedalnya.

7. Mulai Menjalankan Mobil

Setelah yakin, sekarang cobalah untuk mengangkat kaki Anda dari pedal kopling pelan – pelan hingga putaran mesin turun. Lanjutkan dengan menginjak pedal gas (sebelah kanan) dengan perlahan – lahan. Jangan menekan kuat, Anda akan kaget dan hilang kendali.

8. Pindahkan Tuas Transmisi

Setelah suara mobil stabil, silakan untuk memindahkan tuas transmisi ke gigi 1. Ikuti pada petunjuk pergerakan gigi yang sudah tertera di atas tuas.

Injak kopling secara penuh lalu setel perseneling pada gigi 1 sementara kaki kanan tetap pada pedal gas. Kemudian, angkat kopling pelan – pelan sampai mobil berjalan dengan benar. Untuk menambah kecepatan, Anda bisa menginjak pedal gas lebih dalam.

Tambahkan ke gigi 2 bila indikator pada RPM sudah melewati angka 2. Turunkan perputaran mesin dengan mengangkat injakan pedal gas. Pindahkan perseneling ke gigi 2. Lalu, angkatlah kopling pelan – pelan sampai pertengahan. Setelah itu injak pedal gas bersama dengan mengangkat kopling penuh.

Begitulah cara menyetir mobil. Sambil belajar, Anda wajib untuk mengenali suara mesin, supaya Anda tahu kapan harus mengoperasikan gas, perseneling, dan kopling. Hal ini akan mempermudah Anda nantinya dalam menyetir. Posisi tangan pada setir pun harus Anda biasakan agar handal dalam membelokkan mobil.

Mempelajari Cara Menyetir Mobil Automatic

cara mengemudi mobil matic
japanesesportcars.com

Setelah mempelajari cara mengendarai mobil manual, kini saatnya Anda perlu tahu teori untuk belajar menyetir mobil automatic. Pada dasarnya untuk cara menyetirnya tidak jauh berbeda. Yang penting Anda tahu teori dan cara mengendalikannya. Berikut inilah teorinya:

1. Masuki Mobil, Nyamankan Tempat Duduk

Masuklah ke dalam mobil, lalu nyamankan tempat duduk Anda. Jangan lupa untuk memasang sabuk pengaman. Biasakan kaki untuk menginjak pedal Anda. Sebelah kanan adalah gas sebelah kiri adalah rem. Titik inilah yang membedakan dengan mobil manual, karena tidak memakai kopling.

2. Pahami Tuas Transmisi

Kenalilah tuas transmisi dengan baik, sehingga Anda tahu bagaimana pemindahannya. Tuas inilah yang akan menjadi kunci saat Anda akan maju, memundurkan mobil, dan menambah kecepatan mobil. Jangan sampai terbalik, ini demi keselamatan.

3. Rem Dahulu

Jika ingin memindahkan tuas transmisi, Anda harus menginjak pedal rem terlebih dahulu. Tujuannya agar mobil yang dikendarai tidak bergerak melaju sendiri.

4. Kapan Memindahkan Tuas Transmisi?

Jika jalanan sedang macet atau posisi mobil berhenti, maka pastikan tuas dalam posisi N (Netral). Hal ini dapat mengantisipasi jika kaki Anda lelah menginjak rem maka mobil tidak akan bergerak sendiri dan menabrak pengendara lain. Jika akan menjalankan, pastikan posisi tuas sudah berada di posisi D.

Jika Anda mengendarai pada jalan yang menanjak maka posisikan tuas pada L aau 2.L. L artinya Low, berarti Anda sedang berada pada posisi gigi paling bawah. Selain menanjak, untuk jalanan turun pun bisa Anda pergunakan agar dapat mengendalikan mobil supaya tidak berjalan terlalu kencang.

5. Tombol Hold

Gunakan tombol ini untuk meminimalisir penggunaan bahan bakar, sehingga Anda tidak boros. Sebetulnya tidak semua mobil automatic memiliki tombol ini. Jika ada, manfaatkanlah supaya penggunaannya juga optimal. Tombol ini juga berguna untuk mengunci posisi tuas di posisi D.

Setelah Anda paham dengan teori dan cara mengoperasikannya, cobalah untuk mempraktikkan secara nyata di jalanan atau lapangan. Tentunya di bawah pengawasan orang yang sudah ahli ya! Selamat mempelajari cara menyetir mobil!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: