KINGPRASTYO.COM

Tempat Sharing Informasi Generasi Milenial

Home / Artikel / Pendidikan / 9 Cara Membuat Makalah yang Anti Mainstream

9 Cara Membuat Makalah yang Anti Mainstream

/
/
/
20 Views
img

Dalam kesehariannya, mahasiswa maupun pelajar seringkali mendapatkan tugas membuat makalah. Terlebih bagi mahasiwa baru, biasanya dosen lebih banyak memberikan tugas untuk membuat makalah daripada mengerjakan soal-soal seperti saat masa sekolah.

Lalu apa yang dimaksud dengan makalah? Dan bagaimana makalah yang baik dan benar? Tentu kamu harus tau dulu dong sebelum menulisnya, agar nantinya makalah yang kamu tulis tidak salah kaprah dan terlalu banyak kesalahan.

Pengertian Makalah

cara membuat makalah
mesacc.edu

Makalah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah tulisan resmi mengenai suatu pokok bahasan yang disusun untuk dibacakan di muka umum dalam suatu persidangan, dan biasanya diterbitkan.

Sedangkan menurut Panuti Sudjiman, makalah adalah karangan prosa, bukan cerita rekaan yang membicarakan pokok tertentu. Biasanya malah dimuat di majalag atau Koran, tetapi makalah dapat juga merupakan sebuah buku antologi.

Tidak seperti karya seni yang memiliki sistematika bebas, makalah memiliki sitematika yang pasti atau paten seperti halnya proposal atau laporan penelitian. Dalam menulisnya, pemakalah harus memperhatikan EYD, tata bahasa, etika menulis, etika mengutip, dan cara menyimpulkan gagasan.

Isi makalah mengungkapkan pemahaman pemakalah tentang suatu permasalahan teoritis yang kemudian dikaji dengan menerapkan teori, prosedur, dan prinsip yang berhubungan dengan mata kuliah atau mata pelajaran.

Makalah juga bisa berisi kajian literatur atau laporan suatu kegiatan di lapangan, yang dalam pembahasannya akan disesuaikan dengan bahasan suatu mata pelajaran atau mata kuliah yang telah ditentukan.

Cara Penyusunan Makalah

cara membuat makalah
iversity.org

Ada tiga jenis makalah yang umum dan biasa digunakan, yaitu Makalah Deduktif, Makalah Induktif, dan Makalah campuran. Perbedaan dari ketiga jenis tersebut sebenarnya terletak dari pola penyusunan dan pengembangannya.

Penyusunan makalah deduktif berdasarkan pada kajian teoritis, yang diambil dari literature yang sudah ada. Makalah induktif, disusun berdasarkan hasil data empiris dari penelitian lapangan. Sedangkan makalah campuran merupakan gabungan dari deduktif dan induktif.

Dalam menyusun makalah yang baik tidak hanya dibutuhkan isi makalah yang bagus dan menarik, namun cara penyajiannya juga harus benar. Sehingga kamu juga harus memperhatikan format penulisan dalam menyusun makalah. Setidaknya beberapa hal berikut harus tercantum dalam makalah yang kamu buat :

  1. Cover Makalah (Hard atau Soft Cover)
  2. Judul (Cover Judul)
  3. Kata Pengantar Makalah
  4. Daftar Isi Makalah
  5. BAB I (Pendahuluan)
  6. BAB II (Pembahasan)
  7. BAB III (Penutup)
  8. Daftar Pustaka Makalah
  9. Lampiran Makalah (jika ada materi yang perlu dilampirkan).

9 poin di atas merupakan poin wajib dalam menyusun sebuah makalah, tetapi kamu juga bisa menambahkan poin-poin lain seperti lembar pengesahan, motto, persembahan, dan lain-lain.

Agar lebih mudah memahami poin-poin dalam penyusunan makalah di atas, perhatikan dengan seksama tahapan-tahapan dalam penulisan makalah berikut ini ya.

Cover Makalah (sampul bagaian depan)

Cover merupakan bagian pertama yang dilihat oleh orang lain, cover makalah juga mewakili isi dari makalah. Dalam cover ini memuat judul makalah, logo sekolah/kampu/institusi, data penulis, nama sekolah/kampus/institusi, kota dan tahun pembuatan makalah. Jadi buatlah cover sesempurna mungkin agar orang lain tertarik untuk membaca.

Biasanya urutan dalam menulis cover diawali dengan :

  • Judul
  • Tujuan Penulisan Makalah

Makalah ini disusun untuk memenuhi Tugas Individu pada Mata Kuliah Manajemen Pembangunan

  • Logo Sekolah/ Universitas/ Institusi
  • Nama Penulis

Ditulis oleh :  Siti Maimunah

  • Nama Sekolah/ Universitas/ Institusi dan Kota,

Universitas Kristen Satya Wacana

Salatiga, Indonesia

  • Tahun Pembuatan Makalah

2018

Judul

Penulisan judul sama dengan cover, bedanya cover biasanya dicetak menggunakan kertas yang lebih tebal seperti buffalo atau hardcover sedangkan judul menggunakan kertas HVS biasa.

Kata Pengantar

Halaman kata pengantar berisi pembukaan berupa ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, isi berupa ucapan terimakasih kepada pihak yang berperan dalam penyusunan makalah, alasan penyusunan makalah, dan dikahiri penutup yaitu harapan juga permohonan kritik dan saran.

Sertakan pula tempat, tanggal, dan nama penulis pada bagian kanan bawah.

Daftar Isi Makalah

Daftar isi dibuat agar memudahkan pembaca untuk menemukan halaman yang akan dituju, oleh karena itu kamu hanya perlu menuliskan poin-poin yang dibahas dalam makalah tersebut.

Misal Daftar Isi pada halaman 3, Bab I atau Pendahuluan pada halaman 4, Bab II atau Pembahasan pada halaman 5, dan seterusnya. Tuliskan pula poin-poin penting dalam setiap bab yang dibahas.

Contoh sebagai berikut :

A. BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………. 3

a. Latar Belakang ………………………………………………………… 3

b. Tujuan Penulisan……………………………………………………… 5

B. BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………. 6

a. Demokrasi Sebagai Sebuah Sistem………………………………6

b. Pemilukada Langsung……………………………………………………. 8

c. Pemilukada Serentak 2015 di Indonesia…………………….. 10

C. BAB III PENUTUP………………………………………………………………….. 11

a.Kesimpulan dan Saran …………………………………………………… 11

D. DAFTAR PUSATAKA……………………………………………………………. 12

BAB I (Pendahuluan Makalah)

Pendahuluan meliputi latar belakang masalah, rumusan masalah, dan tujuan serta manfaat penulisan makalah tersebut. Dengan istilah lain pendahuluan berisi tentang alasan mengapa kamu menyusun makalah tersebut, dan gambaran umum yang akan dibahas dalam makalah tersebut.

Untuk menghindari melebarnya pembahasan dan memudahkan dalam penulisan bab selanjutnya, dalam bab ini tentukan ruang lingkup penelitian maupun proses-proses yang akan digunakan. Agar makalah yang kamu susun berisi satu topic yang padat, mudah dimengerti, dan jelas.

BAB II (Pembahasan Makalah)

Teori, metode penelitian, sasaran dan penjabaran hasil penelitian di lapangan dipaparkan dalam bab 2 atau pembahasan ini. Gagasan yang ditulis juga harus berdasarkan referensi yang ada, maka hindari menulis asumsi pribadi agar makalah yang kamu tulis tidak subjektif.

Uraian materi pada bab ini bisa dimulai dari :

  • Landasan Teori
  • Ulasan Materi dengan Teori yang ada
  • Usaha Penyelesaian Masalah
  • Hasil Penelitian atau Solusi yang diberikan
  • Kontribusi terhadap permasalahan yang dibahas

BAB III (Penutup)

Pada bagian penutup berisi kesimpulan dan saran. Untuk membuat kesimpulan cukup dengan  menguraikan simpulan dari materi atau isi makalah yang telah dibahas. Sertakan juga kelebihan dan kekurangan hasil penelitian tersebut.

Dan jangan lupa berikan saran untuk pembaca, agar pembaca menerapkan materi yang telah dipaparkan atau bisa juga mengembangkan materi yang telah kamu buat. Sehingga materi tersebut dapat terus berkembang dan bermanfaat untuk orang lain.

Daftar Pustaka

Bagian terakhir dan paling penting dari penyusunan makalah adalah daftar pustaka, karena dengan adanya daftar pustaka makalah kamu benar-benar memiliki referensi yang pasti.

Daftar pustaka biasanya diawali dengan menuliskan nama pengarang, tahun terbit, judul buku, Kota dan Nama Penerbit, dan halaman. Begitu pula cara penulisan daftar pustaka jika referensi yang digunakan berupa jurnal.

Selesaaaiii!!! Itulah tadi poin-poin penting yang harus kamu sajikan dalam penyusunan makalah. Tulis makalah berdasarkan hasil pemikiran dan usaha mu sendiri ya, mengutip boleh menjiplak hasil karya orang lain haram. Sekian terimakasih.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar
%d bloggers like this: