KINGPRASTYO.COM

Tempat Sharing Informasi Generasi Milenial

Mengenal Sejarah Berdirinya Kerajaan Samudera Pasai

/
/
/
578 Views

Pernahkah Anda mendengar nama Kerajaan Samudera Pasai? Jika Anda orang Islam, harusnya Anda tahu kerajaan ini. sebab, kerajaan Samudera Pasai merupakan Kerajaan Silam pertama di Indonesia dan terletak di pesisir Timur Aceh.

Berawal dari ini, peradaban islam di Indonesia akan dimulai, dimana penyebaran agama islam mulai dilakukan secara terang-terangan. Nah, bagi Anda yang belum tahu kerajaan ini, yuk simak informasi selengkapnya mengenai sejarah berdirinya Kerajaan Samudera Pasai.

Sejarah Berdirinya Kerajaan Samudera Pasai

Samudera Pasai merupakan Kerajaan Islam pertama di Indonesia. Ada beberapa pendapat yang menyatakan kemunculan kerajaan ini. ada yang mengatakan muncul pada abad ke 13 bersamaan dengan proses islamisasi daerah-daerah pesisir yang pernah disinggahi muslim.

Samudra Pasai
pesona.travel

Kerajaan ini terletak di Timur Laut Aceh dan merupakan gabungan dari Kerajaan Pasai dan Peurlak. Kerajaan ini merupakan kerajaan yang besar, bahkan juga dijadikan sebagai pusat peradaban dan perdagangan Islam.

Karena merupakan kerajaan yang besar, tidak heran jika kehidupan masyarakatnya sangat berkembang dan mampu menghasilkan karya tulis yang baik. Bahkan ada sekelompok minoritas yang berhasil memanfaatkan Huruf Arab dan ditulis kembali dalam bentuk Melayu. Bahasa ini disebut dengan bahasa jawi, sedangkan tulisan arabnya disebut dengan Arab Jawi.

Beberapa sumber menyebutkan ada beberapa hal yang menjelaskan tentang Sejarah berdirinya Kerajaan Samudera Pasai. Adapun sumber yang berasal dari Indonesia adalah Hikayat Raja Pasai, dan Sumber melayu.

Sedangkan sumber dari Cina adalah Ying-yai Sheng-lan dari Ma Huan. Dan untuk sumber dari arab adalah Ibnu Batuttah, Kisah Pelayaran Marko Polo dari Italia. Serta ada sumber dari Portugis yang bernama Suma Oriental-nya Tome Pires.

Salah satu sumber yang digunakan adalah naskah Raja pasai yang isinya adalah sebagai berikut.

  • Mengenai pembukaan Negeri Samudera dan Pasai serta raja-raja yang pertama yang telah memeluk Agama Islam.
    Cerita mengenai perkembangan keadaan di Pasai, yaitu Raja Ahmad dari Pasai secara langsung atau tidak membunuh anak-anaknya, hal yang akhirnya mengakibatkan serangan angkatan laut Majapahit terhadap Pasai, yang dikalahkan dan kemudian takluk kepada Majapahit.
  • Cerita kemenangan angkatan Majapahit di kepulauan Indonesia, dan cerita percobaannya yang gagal untuk menaklukkan daerah Minangkabau. (Roolvink 1986: 19).
  • Sedangkan berdasarkan catatan perjalanan Marcopolo pada tahun 1229 dan Ibn Battutah di tahun 1346 tidak secara langsung menyebutkan Kerajaan Samudera Pasai. Hanya saja saat mereka berlayar, saat itu pasai sudah berdiri. Hal ini juga didukung dengan batu nisan kubur yang ditemukan dan dibuat dengan menggunakan granit asal Samudera Pasai.

Pertumbuhan dan Perkembangan Kerajaan Samudera Pasai

gambar-lukisan-pasar-tradisional
Pasar Tradisonal

Struktur Masyarakat

Ada dua perbedaan struktur masyarakat Kerajaan Samudera Pasai. Menurut Hikayat Raja Pasai disebutkan bahwa struktur kerajaan meliputi raja, orang besar-besar, sultan, perdana menteri, nata, menteri bentara, pegawai, sida-sida, bendahari, penggawa, patih, tumenggung, demang, ngabehi, lurah, bebekal petinggi, bala tentara, lasykar, hulubalang, pahlawan, panglima, pendekat, senapati, hamba sahaya, rakyat, orang tuha-tuha, gundik, dayang-dayang, binti perwara, fakir, miskin, inangda pengasuh, orang berbuat bubu, juara bermain hayam, orang menjala ikan, orang benjaga, orang berlayar, orang pekan, seorang tuha dalam surau, nahkoda, ahlul nujum, yogi, guru dan pendeta.

Sedangkan menurut Sumber melayu, struktur Masyarakat Samudera Pasai meliputi raja, tuanya menteri, sultan, orang besar-besar, mangkubumi (di negeri), pegawai, bentara, hulubalang, gahara, gundik, fakir, miskin rakyat, dayang-dayang, hamba, orang menahan lukah, orang berburu dan nahkoda.

Silsilah Raja Samudera Pasai

Kerajaan Samudera Pasai berkuasa sejak tahun 1290 hingga 1520 M. Dalam periode kepemimpinannya, kerajaan ini pernah dipimpin oleh beberapa raja. Adapun urutan raja yang pernah berkuasa adalah sebagai berikut:

  • Sultan Malik Al-Saleh memimpin sampai tahun 1297 M
  • Muhammad Malik Al-Zahir memimpin dari tahun 1297-1326 M
  • Mahmud Malik Al-Zahir memimpin dari tahun 1326-1345 M
  • Manshur Malik Al-Zahir memimpin dari tahun 1345-1346 M
  • Ahmad Malik Al-Zahir memimpin dari tahun 1346-1383 M
  • Zain Al-Abidin Malik AL-Zahir memimpin dari tahun 1383-1405 M
  • Nahrasiyah memimpin dari tahun 1402-? M
  • Abu Zaid Malik Al-Zahir memimpin dari tahun ?-1455 M
  • Mahmud Malik Al-Zahir memimpin dari tahun 1455-1477 M
  • Zain Al-Abidin memimpin dari tahun 1477-1500 M
  • Abdullah Malik Al-Zahir memimpin dari tahun 1501-1513 M
  • Zain Al-Abidin.

Kerajaan Samudera Pasai mengalami masa kejayaan pada abad ke 14. Hal ini dibuktikan dengan kerajaan ini membuat mata uang emas pada masa pemerintahan Sultan Malik Zahir pada tahun 1297 hingga tahun 1326.
Bahkan, uang emas ini merupakan mata uang pertama yang dikeluarkan dengan menggunakan ornamen Islam. Hal ini tentunya peningkatan yang besar, sebab dahulunya kerajaan yang ada di Nusantara hanya menggunakan uang perak saja.

Uang yang dihasilkan oleh Kerajaan Samudera Pasai ini memiliki struktur yang lebih halus dibandingkan dengan uang logam perak yang ada di Jawa.

Perekonomian Kerajaan Samudera Pasai

Perekonomian kerajaan ini adalah kerajaan maritim namun tidak berbasis agraris. Basis yang dimiliki oleh kerajaan ini adalah perdagangan dan pelayaran saja. hal ini tentunya dikarenakan wilayahnya yang dekat dengan laut.

Bahkan, Kerajaan Samudera Pasai juga menjadi pusat perdagangan Internasional pertama kali yang melakukan ekspor lada dan sutera. Bahkan hubungan perdagangan Samudera Pasai dengan pulau jawa juga sangat baik.

Para perdagangan dari Jawa membawa beras ke Samudera Pasai dan Samudera Pasai mengangkutkan lada ke Jawa. Bahkan, para perdagangan dari Jawa juga mendapatkan hak istimewa di Samudera Pasai yakni tidak dikenakan bea cukai.

Berdasarkan catatan dari Tome Prise, kerajaan Pasai menggunakan mata uang Dirham. Bahkan kapal-kapal yang berlabuh di Samudera Pasai juga dikenakan pajak sebesar 6%. Kerajaan ini juga mengekspor 800-1000 bahan lada per tahunnya. Bahkan ketika terjadi panen raya, kerajaan ini akan mengekspor sebanyak 15.000 bahar.

Hal inilah yang menjadikan kerajaan ini tumbuh dan berkembang sangat pesat pada sektor ekonominya. Jika ditinjau dari letak geografisnya, Samudera Pasai menjadi lokasi yang paling strategis untuk menjalin hubungan dengan India, Arab maupun cina. Apalagi dengan didukung mata uang membuktikan bahwa kerajaan islam ini adalah kerajaan yang makmur.

Sedikit sejarah berdirinya Kerajaan Samudera Pasai di atas semoga dapat membuat Anda lebih bangga dengan Islam. Islam pernah berkuasa dan berjaya di Nusantara, bahkan memiliki kerajaan yang sangat makmur.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar
%d bloggers like this: