img
Home / Info Fauna / Keunggulan Sapi Limosin dan Bagaimana Cara Merawatnya

Keunggulan Sapi Limosin dan Bagaimana Cara Merawatnya

/
/
/
33 Views

Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak negara yang memiliki keanekaragaman fauna. Kondisi alam yang cenderung asri ditambah lagi dengan banyaknya lahan serta pakan, menjadikan Indonesia memiliki faktor mudahnya hewan ternak untuk dikembangkan. Sapi limosin merupakan salah satu hewan ternak yang dapat dikembangbiakkan di Indonesia.

Sapi jenis limosin merupakan hewan ternak yang mampu menguntungan pemiliknya. Di antaranya dapat diperah susunya untuk diolah sebagai minuman, kemudian daging dan kulitnya sebagai bahan makanan bagi manusia.

Kulit sapi juga dapat diolah menjadi kerajinan tangan salah satunya tas kulit sapi. Selain itu, pada sektor pertanian, sapi dapat dimanfaatkan sebagai tenaga tradisional.

Sapi jenis ini pertama kali dikembangkan di negara Prancis. Sapi ini memiliki ciri khas berupa ukuran tubuh yang besar dan panjang. Juga bulu yang berwarna coklat tua, warna sekeliling mata hingga lutut ke bawah berwarna agak terang.

Sapi jenis ini memiliki harga yang lumayan tinggi, lho! Namun kualitas dagingnya memang tidak ada duanunya. Namun, budidaya sapi jenis ini di Indonesia masih terbilang minim. Oleh sebab itu, jumlah produksi daging sapi berjenis limosin hingga kini masih belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging.

Keunggulan sapi limosin

keunggulan sapi limosin
bingapis.com
  1. Sapi jenis ini memiliki pertumbuhan lebih cepat jika dibanding dengan jenis sapi lain, sehingga sapi ini cocok bila di jadikan sebagai usaha budidaya.
  2. Ukuran dan berat badannya lebih dari jenis sapi lain sehingga mempunyai daging yang lebih banyak.
  3. Sapi ini memiliki daging berkualitas baik dan sangat cocok untuk dijadikan makanan konsumsi.
  4. Jangka waktu penggemukan sapi ini lebih pendek dan cepat
  5. Sapi jenis ini lebih tahan terhadap penyakit yang biasa menyerang sapi terutama penyakit antraks.

Beberapa kelebihan di atas tentunya mendorong pemerintah untuk mengupayakan pemenuhan kebutuhan masyarakat akan daging berkualitas melalui impor.

Tujuannya untuk membuat harga daging sapi lebih mudah dijangkau masyarakat. Meski telah banyak peternak yang mengembangbiakkan sapi jenis ini sebagai sapi pilihan yang ingin  dikembangkan.

Nyatanya tidak semua orang dapat berhasil dalam proses penggemukan sapi yang dimiliki. Faktornya beragam, salah satunya karena mereka tidak memahami cara penggemukan sapi dengan benar.

Hal tersebut disebabkan oleh ketidaktahuan mereka mengenai cara menggemukan sapi yang paling efektif dan efisien.

Kiat-kiat ternak sapi limosin

sapi limosin
hdpixl.com

1. Kandang

Ketika Anda ingin memilih kandang untuk sapi, alangkah baiknya pilih kandang yang sesuai dengan kebutuhan serta buat kandang yang sesuai dengan lingkungan tempat yang Anda ingin membudidayakan sapi jenis ini.

Jika tempat yang hendak digunakan di dataran rendah yang memiliki hembusan angin yang tidak terlalu kencang. Anda bisa memilih kandang terbuka atau setengah terbuka. Sedangkan jika di daerah yang cuku dingin dengan angin yang bertiup kencang anda bisa memilih kandang yang tertutup.

Setidaknya kandang mampu melindungi sapi dari bahaya. Entah itu bahaya dari alam maupun dari hingga tindak kriminal. Rutin membersihkan kandang Karena kandang yang bersih dan luas menghindarkan sapi Amda dari serangan penyakit. Anda pun bisa membersihkan kandang saat sapi sedang dikeluarkan.

2. Pakan

Untuk pakan, Anda dapat memberi pakan hijau,  berupa rumput hijau dan makanan kasar yang berupa jerami. Selain itu, Anda pun juga bisa menambahkan konsentrat serta vitamin.

Bila Anda ingin menggembalakannya sebaiknya ikat sapi lain yang digembala. slSapi di masing-masing di tiang atau tempat tambatan, serta pilihlah tempat yang lapang dan rumput tumbuh subur untuk makan sapi Anda. Mandikan juga sapi 3 kali sehari untuk menjaga kebersihan dan kesehatan sapi.

Anda pun harus rutin menjaga kebersihan tempat pakan juga tempat minum, pilihlah tempatkan dari bahan yang tak berbahaya. Contohnya bahan dari kayu atau anda juga bisa membuat tembok ataupun yang dibuat persegi panjang. Sedangkan untuk tempat minum, pilihndari bahan plastik yang berupa ember.

3. Perawatan

Untuk tahap perawatan, Anda dapat memberikan sapi obat cacing, antibiotik, maupun vaksin. Upayakan agar Andabselalu membersihkan kotoran di kandang sapi setiap hari. Tujuannya untuk menjaga kesehatan sapi.

Juga agar sapi tidak mengalami stress. Anda pun bisa dapat memotong kuku sapi, karena pada kondisi tertentu kuku sapi yang terlalu panjang akan membuat sapi tidak nyaman dan membuat kakinya sakit.

4. Pemanenan

Sapi sudah dapat di panen (dipasarkan atau dipotong) jika beratnya telah mencapai 390-500 kg, karena sapi berjenis limosin ini merupakan sapi yang pertumbuhan dan perkembangannya  cepat, maka Anda dapat memanennya setelah 100 hari itu. Apabila Anda melakukan pemeliharaan dengan baik dan benar.

Untuk pemasaran sapi berjemonis limosin sendiri, Anda tak akan lagi mengalami kesulitan, sebab sekarang minat orang terhadap sapi jenis ini cukup banyak sehingga Anda akan lebih mudah mendapatkan pembeli selain itu harga sapi limosin juga cukup mahal jadi anda akan mendapat banyak keuntungan bila beternak sapi limosin.

Cara penggemukan sapi limosin yang tepat

ternak sapi limosin
kaitlynncows.neocities.org

1. Pilihlah pakan dengan kandungan gizi yang cukup

Pakan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam memastikan pertumbuhan sapi dapat berlangsung dengan sempurna. Supata sapi berjenis limosin ini dapat tumbuh dengan baik, maka diperlukan pakan yang memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi untuk kebutuhan sapi.

Kandungan gizi yang dimaksud ialah protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral. Pakan juga harus berada dalam keadaan yang baik dan tidak ada bibit penyakit tercemar kotoran yang bisa merusak pakan sapi tersebut.

2. Carilah pakan yang cocok

Terkadang, meski pakan bergizi telah diberikan, sapi tidak mau memakan makanan tersebut. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal itu dapat terjadi, salah satu faktornya ialah sapi merasa tidak cocok atau tidak nyaman dengan makanan tersebut.

Oleh sebab itu, peternak juga harus mencari pakan yang tepat untuk sapi-sapi limosin yang  dipelihara, terutama dalam masa-masa penggemukan sapi.

3. Cari pakan di waktu yang tepat

Pakan yang baik ialah pakan yang bebas dari telur cacing maupun bibit penyakit lainnya. Untuk memastikan bahwa pakan yang Anda berikan pada sapi bebas dari penyakit atau telur cacing, maka waktu yang paling tepat untuk mencari pakan sapi adalah pada siang hari atau sore hari.

Karena pada waktu-waktu tersebut umumnya tidak terdapat telur cacing yang ditetaskan oleh induk cacing, bila pun ada, kemungkinan besar bahwa telur tersebut sudah mati lebih tinggi bila dibandingkan pada saat-saat yang lain.

4. Beri vitamin

Vitamin merupakan salah satu nutrisi penting yang dapat membuat sapi Anda tumbuh dengan sempurna.

Selain memberikan pakan yang banyak dan juga cukup, hendaknya para peternak sapi  sebaiknya juga memambahkan pula vitamin dalam jangka waktu tertentu untuk membantu memperkuat tubuh sapi yang mungkin rawan sakit pada saat-saat tertentu dan di sisi lain, dapat menambah asupan gizi yang ia miliki.

5. Beri pakan hijau

Pakan hijau merupakan salah satu jenis pakan yang dapat dijadikan sebagai pakan utama bagi sapi berjenis limosin yang sedang dalam masa pertumbuhan. Agar gizi yang didapatkan tak berkurang kualitasnya, maka pakan yang diberikan pada sapi harusnpakan yang baru (fresh) dalam arti bukan pakan yang sudah berumur tiga hari ataupun lebih.

Ini memiliki peluang besar sudah banyak nutrisi yang hilang darinya. Rumput gajah adalah salah satu jenis pakan hijau yang baik untuk sapi berjenis limosin.

Selain rumput gajah, makanan lain seperti bongkol pisang ataupun pakan hijau lainnya juga baik untuk menggemukkan sapi dengan cepat sehingga setelah umurnya 3 tahun sapi sudah siap untuk dikonsumsi dalam bentuk daging.

6. Beri sapi pakan konsentrat

Jika dilihat dari sistem pencernaannya, sapi digolongkan sebagai hewan ruminansia sebab memiliki tiga tahapan pencernaan, yaitu pencernaan mekanis yang letaknya dalam mulut dengan bantuan air ludah (saliva), secara fermentatif dalam rumen dengan bantuan mikrobia rumen dan secara enzimatis setelah melewati rumen.

Konsentrat yang dipakai bisa berasal dari berbagai macam jenis, misalnya ampas tahu, ampas tebu, bekatul, dedak, kulit biji kedelai, dan lain sebagainya. Konsentrat diberikan lebih dahulu untuk memberi pakan mikrobia yang ada di dalam rumen.

Dengan demikian, saat pakan hijau masuk ke dalam rumen mikrobia rumen telah siap dan aktif untuk mencerna pakan hijau. Demikian, pencernaan sapi akan lebih efektif dalam mengekstrak nutrisi yang terkandung dalam pakan hijau yang dia makan.

7. Beri makan di waktu yang tepat

Pemberian pakan sapi berjenis limosin tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Baik dari segi jenis, jumlah, ataupun waktu, semuanya harus dipikirkan dengan matang.

Nah, agar pertumbuhan sapi terjadi dengan sempurna, maka pemberian pakan dapat dilakukan pada pukul 8 pagi, 12 siang, dan 5 sorem Ya, tiga kali dalam sehari agar sapi Anda memiliki banyak makanan yang masuk ke dalam tubuhnya dan cukup sehagai proses memamah biak yang akan ia lakukan nantinya.

8. Kondisi kandang yang baik

Agar sapi dapat berkembang dengan sempurna danbmerasa nyaman, maka kandang yang baik juga sangat dibutuhkan. Terkandang yang baik harus memiliki ruang tersendiri untuk masing-masing sapi kira-kira sebesar 2,5 x 1,5 meter.

Bila perlu, peternak dapat membuat satu kandang untuk satu sapi sehingga tidak akan terjadi kompetisi untuk mendapatkan pakan.

9. Lakukan vaksinasi

Agar sapi terbebas dari potensi sakit karena virus, maka salah satu langkah yang dapat dilakukan sejak awal menjadi peternak sapi ialah dengan melakukan vaksinasi terhadap bakal sapi berjenis limosin tersebut. Vaksinasi ini bisa dilakukan oleh mantri hewan yang ada di daerah terdekat.

10. Beri jamu anti cacing

Banyak pengalaman beberapa peternak sapi limosin yang telah sukses, supaya sapi berjenis limosin terbebas dari cacing parasit yang ada di dalamnya. Maka dari itu salah satu hal yang dapat Anda lakukan adalah dengan memberi ramuan tradisional atau jamu seperti misalnya temu ireng untuk membunuh cacing-cacing parasit yang ada di tubuh sapi.

Sebenarnya ada banyak sekali jenis jamu anti cacing yang dapat membantu tumbuh kembang sapi berjenis limosin selain temu ireng, misalnya ramuan kunyit, temu lawak, atau telur ayam kampung.

Semua jenis tananan herbal tersebut dapat diberikan tiap tiga bulan sekali sebagai salah satu asupan tambahan untuk meningkatkan daya tahan tubuh sapi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: