KINGPRASTYO.COM

Tempat Sharing Informasi Generasi Milenial

img
Home / Info Fauna / Fakta Tentang Sapi Simental yang Perlu Anda Ketahui

Fakta Tentang Sapi Simental yang Perlu Anda Ketahui

/
/
/
162 Views

Dalam usaha peternakan sapi secara intensif, cara memilih bakalan sapi simental yang akan digemukkan merupakan faktor yang paling menentukan berhasil atau tidaknya bisnis ini.

Bila Anda salah dalam  memilih bakalan, bukannya menguntungkan justru akan merugikan Anda. Sebab sapi yang Anda pelihara  tidak menunjukkan penambahan bobot yang sesuai harapan tiap harinya.

Cara Memelihara Sapi Simmental dengan Benar

gambar sapi simental
pixabay.com

Cara ternak sapi metal atau sapi simmental sebenarnya tekniknya sama saja dengan cara memelihara sapi yang lainnya . Namun untuk mendapatkan hasil dan keuntungan yang maksimal bagi pemiliknya maka perlu memperhatikan beberapa hal tentang manajemen pemeliharaan ternak  dan tata kelola usaha ternak sapi yang baik, antara lain sebagai berikut :

1. Proses Pembibitan

Bibit Pejantan

Meliputi kondidi fisik, kapasitas servis, kualitas semen dan hal-hal yang memiliki kaitan erat dengan kesehatan sapi.

Bibit Betina

Perhatikan pula hal-hal yang terkait dengan kesehatan bibit, kemiringan vulva tidak terlalu ke atas, sapi memiliki puting empat buah, bentuk ambing relatif besar dengan bentuk yang simetris.

2. Jenis Pakan Sapi

Pakan untuk ternak sapi jenis simental ini dapat berupa makanan tambahan vitamin, mineral dan urea. Sedangkan makanan pokoknya ialah berupa dedaunan hijau, rumput, kacang-kacangan ataupun limbah pertanian, konsentrat onggok, dedak padi dan ampas tahu. Jumlah makanan yang diberikan untuk sapi ini per harinya adalah sebagai berikut :

  1. Jenis tumbuhan hijau dengan berat 35 sampai dengan 47 kg disesuaikan dengan besar dan berat badan sapi.
  2. Untuk pakan konsentrat dengam 2 sampai dengan 5 kg per harinya.
  3. Jika diperlukan dapat pula menggunakan pakan tambahan dengan kisaran 30 sampai dengan 50 gr per hari.
  4. Kandang Sapi

Syarat kandang untuk sapi simental ini harus dipenuhi untuk kesuksesan peternakan sapi ini  ialah sebagai berikut :

  1. Lahan kandang dari kayu ataupun dengan menggunakan bambu, lantai dari semen atau tanah merah yang sudah dikeraskan, posisi lantai harus lebih tinggi dari tanah sekitarnya, agar saluran udara dan drainase di dalam dan luar kandang baik.
  2. Sedangkan untuk ukuran kandang sapi  ialah:
  • Untuk betina dewasa adalah 1,5 X 2 m per ekor
  • Untuk jantan dewasa adalah 1,8 X 2 m per ekor
  • Untuk anak sapi atau pedet adalah 1,5 X 2 m per ekor

Langkah Beternak Sapi

1. Inseminasi atau sistem perkawinan sapi

Anda harus mengenal istilah Hand Mating dan Pasture Mating. Tujuannya agar Anda mampu menjawab pertanyaan seputar sapi Anda dan paham mengenai dua hal ini. Nah, berikut ini akan di paparkan secara singkat sebagai berikut :

  1. Hand Mating merupakan sapi betina dalam kondisi birahi dibawa dan dikawinkan dengan pejantan unggul atau istilah lainnya di IB.
  2. Pasture Mating merupakan perkawinan yang dilakukan sapi secara alami di padang pengembalaan.
  3. Cara Mengetahui Tanda Birahi pada Sapi

Sapi uang tengah mengalami birahi umumnya akan terlihat gelisah, bagian vulva membesar, dan sering menaiki sapi lainnya,  atau ditandai dengan keluarnya lendir.

2. Cara Mengetahui Sapi yang akan Melahirkan

Sapi yang akan melahirkan ditandai dengan urat daging sekitar vulva yang tampak mengendor, pada bagian kiri dan kanan pangkal ekor terlihat legok, ambing membesar dan sapi tampak gelisah.

3. Cara Menjaga Kesehatan Sapi

Pisahkanlah sapi yang sedang sakit dengan sapi yang sehat untuk meminimalisasi kontak secara langsung yang mengakibatkan penularan penyakit. Jagalah kebersihan kandang sapi dengan rutin. Cek pula kesehatan sapi dan vaksinasi secara berkala.

Waspadai beberapa penyakit yang kerap menyerang sapi di antaranya:

  1. Antrax,
  2. Ngorok,
  3. Keluron dan lain-lain.

Apabila sapi terserang penyakit segera berikanlah obat yang sesuai  jenis penyakit yang menyerang sapi tersebut. Atau segera hubungi dokter hewan.

Keuntungan Beternak Sapi Metal

  1. Permintaan Daging

Sapi metal  yang berasal dari Simme, Switzerland merupakan jenis sapi yang banyak dikembangkan sebab  memiliki berbagai keunggulan, entah itu sebagai sapi perah maupun sebagai sapi pedaging. Dengan berat sapi yang berkisar lebih dari 1 ton ini membuat daya tarik tersendiri.

Kebutuhan masyarakat akan daging sapi memang sangat tinggi. Selain itu kebutuhan masyarakat terhadap susu sapi juga tinggi. Maka beternak sapi metal merupakan pilihan yang paling tepat. Untuk tujuan pasqr lokal atau dalam negeri saja, para peternak sapi belum dapat  memenuhin permintaan, baik untuk kebutuhan daging maupun kebutuhan susu.

  1. Waktu Pemeliharaan yang Relatif Singkat

Penggemukan sapi adalah jenis usaha yang kini menarik minat masyarakat sebab mudah dilakukan. Dengan cara ini, Anda cukup menghabiskan waktu antara 6 hingga 12 bulan, dan Anda pun dapat menikmati hasilnya.

Hal ini sangatlah bagus untuk menghindarkan Anda dari  risiko yang lebih besar dibandingkan dengan sistem pemeliharaan dalam jangka waktu yang  yang terlalu lama.

Produk yang dapat dihasilkan berupa susu, daging, kulit, tanduk dan kotoran sapi yang berguna  untuk sektor industri pertanian. Pertambahan bobot badan harian (Average Daily Gain) yang tinggi disebabkan oleh sapi yang memiliki kapasitas rumen yang besar, sehingga dapat menampung pakan lebih dari jumlah yang dibutuhkan, hasilnya pertambahan bobot badan akan cepat meningkat.

  1. Cepat mengalami pubertas sehingga dapat segera dikawinkan
  2. Mudah beranak, Calving Interval (jarak masa beranak) pendek.
  3. Jenis sapi dengan potong unggul. Bahkan bobot badan dewasa dapat mencapai 1.400 kg
  4. Pertambahan bobot harian mampu mencapai 2,1 kg per / hari
  5. Persentase karkas daging sapi ini cukup tinggi, lemaknya tak terlalu banyak. Sapi ini bisa menjadi sapi perah ataupun sapi potong.

Kebutuhan masyarakat terhadap susu dan daging masih sangatlah tinggi, maka dari itu usaha beternak sapi ini sangat potensial. Terlebih saat ini negara kita belum mampu mencukupi kebutuhan daging nasional, untuk memenuhipun daging sapi masih di impor dari Australia dan India.

Jenis sapi ini tergolong sapi besar, berbobot damtinggi. Akan tetapi bobot optimal tidak akan dapat dicapai hanya dengan mengandalkan pakan hijai. Guna memaksimalkan pertumbuhan otot dan tulangnya, maka diperlukan pakan grain yang tinggi protein (konsentrat), dengan perhitungan khusus dari segi kandungan dan jumlah asupan hariannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: